Ini Bukan Kali Ciliwung, Tapi Kali Cikini Yang Memang Sudah Bening Diklaim Ahok dan Pendukungnya

Ini Bukan Kali Ciliwung

Razhack News – Harap hati-hati dengan media pendukung Ahok, kabarnya Kali Cikini yang memang sudah bersih sejak zaman Foke diklaim media Pendukung Ahok dan relawan Teman Ahok di Facebook.

Baru-baru ini, beredar foto-foto di media sosial yang menunjukkan bersihnya Ciliwung dan waduk Ria Rio yang selama puluhan tahun selalu sulit dibersihkan dan dinormalisasi. Berawal dari postingan pengguna akun Facebook bernama Andrinov Satar dengan caption “70 tahun merdeka, baru sekarang lihat Jakarta mulai tertata dengan benar. Ini baru world class city! Lanjutkan…!!!”

Andrinov menampilkan lima foto kali di Jakarta yang sudah bersih. Foto tersebut telah di-share sebanyak 6.305 dan mendapatkan 4.343 likes.

Namun Benarkan Foto Demikian ???

Perhatikan gambar dibawah ini.
Ini Bukan Kali Ciliwung
Foto diatas adalah Kali Ismail Marzuki Cikini yang diklaim sebagai Kali Ciliwung Ahok dan Pendukung Abal-abalnya, Relawan Ahok. Kali Ismail Marzuki Cikini dari dulu memang sudah bening dan diklaim Ahok.

Harap berhati hati dan mencerna dulu berita berita kamuflase yg dilakukan Relawan Ahok di Facebook

Selain kasus klaim diatas, ada satu hal lagi yang perlu diungkapkan langsung dari tim di lapangan.

Kondisi kali-kali di Jakarta, secara keseluruhan, tidak seindah apa yang dibicarakan netizen di media sosial. Jika kali di kawasan Jakarta Pusat terlihat bersih, hal ini tidak terlihat pada kali di sepanjang Jalan Latuharhari hingga Pintu Air Manggarai.

Ketika Relawan dari salah satu media Independen Jakarta mengunjungi Pintu Air Manggarai untuk melakukan konfirmasi, Selasa (22/9), tumpukan sampah terlihat di ujung pintu air. Salah seorang penjaga Pintu Air Manggarai, Fajar Zuhi, mengatakan, sampah-sampah tersebut selalu diangkut oleh petugas Dinas Kebersihan DKI setiap harinya.

“Memang diangkat sama petugas kebersihan setiap hari,” ujar Fajar di Pintu Air Manggarai, Jalan Tambak, Selasa.

Fajar mengatakan, sampah-sampah yang tersaring di Pintu Air Manggarai mencegah sampah tersebut terangkut ke Kali Ciliwung yang berada di sepanjang Jalan Latuharhari, tepatnya ke arah Halimun.

Dengan demikian, kata Fajar, Kali Ciliwung yang berada di sepanjang Jalan Latuharhari tidak dipenuhi sampah. “Jadi, di pintu air diangkut sampahnya. Di sepanjang kali, setahu saya juga ada petugas kebersihan yang mengangkut,” ujar Fajar.

Akan tetapi, kondisi yang diucapkan Fajar justru tidak tampak di Kali Ciliwung setelah Pintu Air Manggarai, yaitu di sepanjang Jalan Latuharhari.

Seharusnya, kondisi kali tersebut bersih dari sampah karena sudah tersaring dari Pintu Air Manggarai. Namun, kenyataannya tidak. Sampah terlihat memenuhi sepanjang kali tersebut. Setelah menelusuri hingga ujung Jalan Latuharhari, sampah-sampah yang berada di kali tersebut masih terlihat.

Sampah yang terdapat di kali tersebut menumpuk, seolah sudah lama tidak dibersihkan. Selain itu, dinding turap di kali tersebut juga sudah ditumbuhi tanaman. Tanaman tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat sampah mudah tersangkut. Salah seorang warga, Muzani, mengatakan bahwa tidak pernah ada petugas dari Dinas Kebersihan yang mengambil sampah-sampah di kali itu setiap harinya.

“Saya sehari-hari nongkrong di sini, enggak pernah lihat ada petugas yang bersihin sampah. Kalaupun ada itu petugas yang rapihin tanaman di pinggir kali. Kalau tanaman di dalam kali mah enggak ada yang rapihin atau cabutin,” ujar Muzani.

Muzani mengatakan, tanaman yang ada di sepanjang kali tersebut kerap dibersihkan justru oleh anggota TNI AD. Dia mengatakan, mereka sering mencabuti tanaman yang tumbuh di atas kali tersebut. “Setiap minggu dibersihinnya sama mereka,” pungkas dia.

Berita Lainnya

Berikan Komentarmu

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!