Pengamat : Ahok Tak Peduli Jika Jakarta Rusuh

BPK Menemui Penyimpangan Anggaran APBD DKI Yang Dibuat Ahok

Penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara (11/04), berakhir ricuh. Bahkan, aktivis sosial Ratna Sarumpaet sempat “diamankan” anggota Polwan yang berjaga di lokasi.

Ratna diamankan saat mendampingi warga Pasar Ikan, Aquarium dan Luar Batang yang digusur. “Saya di dalam nggak boleh, ini saya mau pulang kok ditahan-tahan,” kata Ratna kepada salah seorang anggota Polwan yang membawanya menjauh dari pasar.

Sebelumnya terkait rusuh dalam penggusuran di wilayah Pasar Ikan, pengamat politik Indra J Piliang mengecam pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tidak peduli jika terjadi rusuh saat penggusuran.

“Ahok tak peduli rusuh. Catat itu!. AHok saja tdk peduli Jakarta rusuh. Emang yg lain kudu peduli jg? #JakartaBaruJakartaUsang,” tulis Indra Piliang di akun Twitter @IndraJPiliang.

Sebelum penggusuran, Ahok menyatakan tidak memedulikan munculnya potensi kerusuhan dalam penertiban Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, yang dilakukan Pemprov DKI (11/04) pagi.

Ahok mengatakan, dia sudah memprediksi penertiban Pasar Ikan bisa berujung rusuh, seperti penertiban di kawasan Kampung Pulo tahun lalu. “Kalau mau rusuh, saya serahkan (penanganannya) ke aparat,” ujar Ahok di Balai Kota DKI.

Selain untuk mengembalikan fungsi Pasar Ikan menjadi kawasan wisata bahari, penertiban itu diklaim untuk memperkuat tanggul laut menghalau banjir akibat pasang laut atau rob. “Saya mau bangun tanggul kayak di Green Bay (Apartemen Green Bay Pluit), kita teruskan sampai Pelabuhan Nizam Zachman,” ujar Ahok.

Berikan Komentarmu

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!